Hamil 7 Bulan Keputihan, Normal atau Abnormal?

Hamil 7 bulan keputihan bisa dianggap normal dan wajar terjadi. Ibu hamil yang tidak menyadari hal ini sebagai hal wajar, bisa saja khawatir bahwa keputihan yang mereka alami bisa mengganggu janin yang dikandungnya dan mengganggu proses persalinan nanti. Faktanya, sejauh keputihan itu normal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, ketika keputihan itu melebihi kewajaran, inilah yang harus kita waspadai.

Hamil 7 Bulan Keputihan, Normal atau Abnormal?
 

Nah, di artikel ini, kita akan mengetahui bagaimana keputihan saat hamil 7 bulan sebagai sesuatu yang normal atau abnormal, dan cara yang paling tepat untuk mengatasinya.

Keputihan Normal atau Abnormal?

Pada dasarnya, ada dua hal yang menyebabkan keputihan: perubahan hormonal dan patologi. Nah, apabila keputihan yang terjadi pada Anda memiliki ciri warna putih jernih, menjadi kuning terang ketika menempel pada kain yang Anda kenakan, lendir encer kental yang terus menerus, tidak mengeluarkan bau dan tidak ada keluhan dari sang ibum maka bisa dipastikan bahwa hamil 7 bulan keputihan yang Anda alami adalah sesuatu yang normal. Keputihan ini terjadi karena perubahan hormonal sehingga tidak akan menimbulkan masalah serius.

Namun demikian, berbeda dengan keputihan yang disebabkan oleh patologi, dimana sebab keputihan tersebut adalah infeksi jamur, bakteri ataupun parasit. Keputihan seperti ini ditandai dengan perubahan warna cairan yang keluar dari vagina Anda dari bening menjadi putih susu, keabu-abuan hingga kehijuan.

Selain itu, coba Anda cek apakah keputihan yang Anda alami menimbulkan bau, dalam jumlah banyak dan disertai dengan keluhan seperti panas atau gatal. Jika memang demikian, maka keputihan yang Anda alami memang disebankan oleh parasit, bisa jadi infeksi jamur, kuman ataupun parasit lainnya pada saluran reproduksi Anda.

Jadi, membedakan hamil 7 bulan keputihan sebagai kewajaran ataupun infeksi itu sangat mudah. Anda bisa mengenali sendiri dengan mengandalkan panca indera Anda. Setelah menentukan keputihan yang Anda alami, barulah kita mempertimbangkan untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Hamil 7 Bulan Keputihan, Hindari Obat Di Pasaran, Lakukan Cara Ini!

Ada banyak obat yang bisa Anda temui jika keputihan yang Anda alami disebabkan oleh infeksi jamur, kuman atau parasit. Namun demikian, obat tersebut tidak pernah disarankan oleh dokter manapun. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Pertama, bersihkan area kewanitaan Anda dua kali sehari dengan sabun dan air, kemudian keringkan dengan handuk. Hindari penggunaan krim atau berendam. Kedua, ketika mengeringkan vagina dengan handuk, yakinkan Anda mengusapnya dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Hindari penggunaan tampon karena bisa menyebabkan infeksi.

Hamil 7 bulan keputihan harus menjaga area vagina tetap kering. Selain hal-hal di atas, sebaiknya Anda juga membersihkan pakaian dalam Anda dan menggantinya minimal dua kali sehari. Jika Anda mencium bau yang tidak sedap, jangan menggunanakan semprotan, bubuk atau wewangian untuk menyamarkan bau.

Selalu gunakan pakaian dalam berbahan katun di malam hari dan hindari penggunaan obat jika keputihan Anda mengakibatkan gatal, timbul warnamerah dan bengkak. Jika Anda ingin melakukan hubungan seks, minta pasangan Anda untuk memakai kondom untuk menghindari kemungkinan penularan penyakit.

Nah, kalau Anda tanda-tanda bahwa keputihan yang Anda alami memang benar-benar tidak normal, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Ceritakan kepada dokter tentang yang Anda alami termasuk jika pakaian dalam Anda selalu basah sebelum tanggal waktunya. Segala macam keraguan yang membuat Anda menebak-nebak hanya bisa diklarifikasi dari ahli. Dengan begitu, Anda terhindar dari kesalahan atau self-diagnosis ketika sedang hamil 7 bulan keputihan.
Judul: Hamil 7 Bulan Keputihan, Normal atau Abnormal? ; Ditulis oleh Crystal X; Published :2016-04-06T06:00:00+07:00 Rating: 4 dari 5

0 Response to " Hamil 7 Bulan Keputihan, Normal atau Abnormal? "

Poskan Komentar